CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 15-12-2020 10:56:46

Seorang petani pisang di Desa Bukti Kubutambahan telah mengusulkan agar pemerintah membangun laboratorium kultur jaringan di Kabupaten Brelen.

Memungkinkan petani memperoleh benih yang lebih baik yang lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Selama ini petani kesulitan mendapatkan benih yang berkualitas.

Di Desa Bukti, para petani saat ini sedang mengembangkan kebun pisang. Perkebunan dimulai pada 2019.

Dari 3,4 hektar lahan, hanya 2,2 hektar yang dimanfaatkan. Sebanyak 2.200 pohon pisang dikembangkan di sana.

“Kami berencana untuk mengembangkannya lagi. Petani di sini juga tertarik untuk menanam pisang. Tapi jujur ​​saja, kami masih kesulitan mendapatkan bibit yang berkualitas. Kata I Made Suparta, kelompok tani Kerthi Winangun.

Idealnya, petani mendapatkan benih dari hasil kultur jaringan. Hasil kultur jaringan dikatakan memiliki banyak keunggulan.

Artinya, lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Selain itu, buah yang dihasilkan akan lebih besar dari biji biasa.

“Jika Anda mencari duri dalam jumlah besar, seringkali tidak mungkin untuk menjamin bahwa benihnya sehat. Jika memungkinkan, ada laboratorium kultur jaringan yang besar.

20.000 benih setahun. “Dengan kemampuan itu, kita bisa menanam 60 hektare lahan dalam tiga tahun,” ujarnya.

I Made Sumiarta, Kepala Dinas Pertanian Brelen, dihubungi secara perorangan menyatakan bahwa benih ideal dihasilkan dari proses kultur jaringan.

“Jika pembibitan dilakukan dengan kultur jaringan, kita bisa memetakan homogenitas tanaman. Tidak ada jaminan untuk hama dibandingkan dengan sistem Weeville (ke benih),” kata Smiarta. Dulu.

Terkait keinginan petani untuk menyediakan laboratorium kultur jaringan, Sumiarta mengakui sedang dipertimbangkan pemerintah.

Pihaknya saat ini tengah menjalin komunikasi dengan Universitas Udayana untuk merealisasikan benih melalui sistem kultur jaringan.

“Nanti kita mungkin bisa bekerja sama dengan universitas jelek, sehingga nanti bisa membangun laboratorium kecil di desa.

Kami berharap lab ini bisa dibangun dengan bukti pembibitan pisang dan pancassari dari pembibitan strawberry, ”ujar Smiarta.